Alasan Serangan Marco The Phoenix Mampu Melukai Prometheus Milik Bigmom

Pada artikel kali ini 22portgas akan membahas tentang beberapa keanehan yang terjadi pada pertarungan antara Charlotte Linlin alias Bigmom dengan Marco The Phoenix di depan gerbang pulau Onigashima. Dan alasan kenapa salah satu Homies special Bigmom yaitu Prometheus bisa merasa sakit ketika bersentuhan langsung dengan api biru Marco The Phoenix.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Pada komik One Piece di chapter 995 kemarin kita melihat pertarungan antara Marco The Phoenix dengan Yonkou Bigmom. pada artikel sebelumnya 22portgas sempat menyinggung tentang beberapa keanehan yang terjadi dalam pertarungan antara Marco yang melawan Charlotte Linlin.

Bigmom Yang Ingin Menghemat Tenaga

Keanehan tersebut diantaranya adalah kenapa Bigmom yang tidak langsung menghabisi Marco, Padahal saat itu Charlotte Linlin memiliki peluang besar untuk melakukan hal tersebut. Setelah 22portgas analisa lebih lanjut, Barulah 22portgas menemukan jawaban dari pertanyaan – pertanyaan tersebut. Menurut 22portgas jawaban dari pertanyaan tersebut cukup sederhana.

Kalian Juga Bisa Menikmati Pembahasan Ini Dalam Bentuk Video Hanya Di Channel Youtube 22portgas

Dan jawabannya adalah karena Bigmom ingin menghemat atau lebih tepatnya menyimpan tenaga dan kekuatannya sebanyak mungkin. Karena perang yang terjadi di pulau Onigashima bukanlah perang biasa. Perlu diingat bahwa Bigmom juga memiliki agenda tersendiri untuk menjadi kelompok bajak laut yang menemukan harta karun One Piece.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut, Kelompok bajak laut Bigmom terlebih dahulu harus memenangkan perang besar yang saat ini terjadi dipulau Onigashima. Tentu saja, Untuk melakukannya Bigmom membutuhkan stamina dan tenaga yang cukup besar. Dan marco The Phoenix adalah lawan yang cukup merepotkan bagi seorang Bigmom.

Tetapi bukan berarti Bigmom tidak bisa mengalahkan Marco The Phoenix. Bigmom tetap bisa mengalahkan Marco the Phoenix, Tetapi apabila hal itu dilakukan oleh Bigmom, maka Bigmom akan kehilangan cukup banyak tenaga dan stamina. Tentu ini adalah sebuah kerugian besar bagi seorang Bigmom.

Kemungkinan besar, karena alasan itulah bigmom lebih memilih menyuruh anaknya, Charlotte peros pero untuk menghabisi Marco The Phoenix. Sekedar mengingatkan, Jangan lupa Follow akun Instagram 22portgas agar kalian bisa mendapatkan informasi – informasi menarik lainnya dari 22portgas.

Prometheus Vs Marco The Phoenix

Apabila Bigmom ingin menghemat tenaga, Lalu bagaimana dengan Prometheus ? Oke, 22portgas lanjutkan penjelasannya. Tetapi penjelasan ini akan sedikit lebih panjang, Jadi buat kalian yang malas membaca. 22portgas sarankan untuk menikmati pembahasan ini dalam bentuk video yang ada di bagian atas.

Marco The Phoenix Vs Bigmom
Pertarungan Bigmom Dan Marco Di Depan Gerbang Pulau Onigashima

Tenang 22portgas tetap akan menjelaskan hal ini sesuai dengan fakta – fakta yang sudah diceritakan pada komik One Piece. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Prometheus terbuat dari api yang diisi oleh jiwa Charlotte Linlin sendiri, sama seperti Zeus yang berupa uap air dan Napoleon yang berwujud topi Bicorn.

Sementara Api Biru milik Marco The Phoenix memang berasal dari kekuatan buah iblisnya. Dan disini 22portgas memiliki beberapa pendapat tentang homies special Bigmom, Prometheus yang kesakitan ketika bersentuhan langsung dengan Api biru milik Marco The Phoenix pada pertarungannya di depan gerbang pulau Onigashima.

Perbedaan Warna Api

Pendapat pertama 22portgas adalah perbedaan warna api. Kalian ketahui bahwa api memiliki warna yang berbeda – beda. Setiap warna memiliki suhu panas yang berbeda – beda pula. Dan api yang berwarna biru adalah warna api yang paling panas diantara warna lainnya. Inilah yang menjadi alasan kenapa Prometheus kesakitan.

Prometheus adalah homies special Bigmom berwujud api yang memiliki warna kuning dan merah. Sedangkan Marco memiliki api yang berwarna biru. Jelas Prometheus merasa kesakitan ketika bersentuhan langsung dengan api biru milik Marco. Karena api biru milik Marco The Phoenix, Jauh lebih kuat dan lebih panas dibandingkan dengan Prometheus.

Kemungkinan karena fakta ini jugalah kenapa Marco mengklaim bahwa api biru miliknya adalah api yang special atau unik. Lagi – lagi 22portgas mengingatkan agar kalian tidak lupa untuk Like fanspage facebook 22portgas agar bisa mengetahui informasi – informasi terbaru dan menarik lainnya dari 22portgas.

Kehancuran Vs Penyembuhan

Kita lanjut ke pendapat yang kedua, Dan kita memulai pembahasan ini dari kekuatan serta kemampuan dari buah iblis Marco The Phoenix itu sendiri. Kalian pasti sudah mengetahui bahwa Api biru Marco memiliki kemampuan untuk meregenerasi atau penyembuhan. Tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain.

Bigmom Vs Brook
Prometheus Bigmom Lebih Banyak Digunakan Untuk Menghancurkan

Sama seperti yang pernah dilakukan Marco The Phoenix pada komik One Piece di chapter 909, Saat itu kita melihat Marco mengobati kaki sphinx yang sedang terluka atau patah di suatu pulau. Dan ini berbanding terbaik dengan Prometheus milik Bigmom yang sepertinya memiliki kecendrungan yang berlawanan. Biarpun wujudnya masih sama – sama api.

Tetapi Prometheus milik Bigmom lebih cendrung menghancurkan dan melukai. Perlu kalian ketahui, Bahwa rasa sakit yang diderita oleh Prometheus ketika sedang berhadapan langsung dengan Marco The Phoenix, sama sekali tidak berpengaruh bagi tubuh Bigmom. Dari sini 22portgas menyimpulkan bahwa api biru dari milik marco, berdampak negative untuk para Homies.

Ada kemungkinan jiwa Charlotte Linlin pada Prometheus akan terpisah atau terlepas dan kembali pada Bigmom. Bila Prometheus terus menerus berhadapan dengan Marco The Phoenix. Dan ketika itu terjadi maka sudah bisa dipastikan bahwa Prometheus akan berubah menjadi api biasa lalu setelah itu menghilang.

Jelas hal itu sangat merugikan Charlotte Linlin yang ingin memenangkan perang besar di pulau Onigashima. Tentu saja, Yonkou sekelas Bigmom memprediksi akan hal ini, Itulah sebabnya kenapa dia lebih memilih untuk mengabaikan Marco The Phoenix. Biarpun sebenarnya posisi Marco saat itu sudah terpojok. Dan memilih langsung bergegas menuju kedalam pulau Onigahsima.

Bigmom Yang Tidak Terkalahkan

Perlu kalian catat bahwa, Dengan atau tanpa Zeus, Prometheus, dan Napoleon sekalipun Bigmom tetaplah Bigmom. Kekuatannya tidak akan berkurang sedikitpun, Kakuatan Bigmom tetap menakutkan dan menjadi ancaman serius bagi siapa saja yang menentangnya. Bahkan tanpa buah iblis sekalipun Bigmom sudah menjadi penghancur alami.

Kelompok Bajak Laut Bigmom
Charlotte Linlin Dengan Kekuatan Buah Iblisnya Yang Sangat Menakutkan

Ingat Charlotte Linlin alias Bigmom pernah menghancurkan desa raksasa Elbaf di usianya yang masih sangat kecil. Bahkan saat itu dia sudah bisa membunuh salah satu pahlawan suku Elbaf. Inilah kekuatan sejati dari seorang Yonkou atau kaisar lautan. Dari sini jelas, Charlotte Linlin bukanlah orang yang mudah untuk dijatuhkan. Biarpun lawannya adalah orang sekelas Marco The Phoenix.

Keistimewaan Api Biru Marco The Phoenix

Dari fakta – fakta yang sudah dijelaskan diatas sudah sangat jelas bahwa kemampuan api biru milik marco the Phoenix itu adalah untuk meregenerasi atau penyembuhan. Lalu sesaat setelah Bigmom meninggalkan pertarungannya dengan Marco, Kita ngeliat ada beberapa orang yang udah terjangkit virus Ice Demon buatan Queen The Plague.

Vaksin dari virus Ice Demon ini ada di tangan Scratchmen Apoo, Sampai dengan saat ini kita masih belum mengetahui apakah itu benar – benar vaksin atau tidak. Karena tujuan dari Queen The Plague adalah mengulur waktu. Kalian juga pasti sudah mengetahui apa yang akan terjadi dengan orang yang sudah terjangkit virus Ice Demon ini.

Marco The Phoenix
Marco The Phoenix Mengklaim Bahwa Api Birunya Memiliki Keunikan

Tubuhnya akan menjadi dingin, Lalu secara perlahan tubuh mereka berubah menjadi monster es. Disini 22portgas memiliki sebuah pendapat, Bagaimana bila ternyata api biru Marco yang bisa menyembuhkan tersebut mampu menghangatkan orang – orang yang sudah terjangkit virus Ice Demon ini ?

Karena pada dasarnya api biru Marco yang diklaim special itu mampu meregenerasi atau menyembuhkan dirinya sendiri dan orang lain. Hal ini menjadi lebih jelas, Peran Marco The Phoenix pada perang besar di pulau Onigashima adalah sebagai seorang dokter yang mampu menyembuhkan orang – orang yang udah terjangkit virus Ice Demon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!