Monkey D Dragon Dan Rencana Besar Pasukan Revolusi

Apabila kita perhatikan pada dasarnya kehancuran markas utama Pasukan Revolusi (Revolutionary Army) di pulau Baltigo adalah murni kesalahan dan kelalaian satu orang. Yap, Siapa lagi kalo bukan Sabo. Alasanya jelas yaitu karena dia tidak menyadari keberadaan Jesus Burgess yang saat itu sedang menyusup kedalam lambung kapal yang dia gunakan untuk berlayar menuju pulau Baltigo. Tetapi bagaimana apabila ternyata Sabo membiarkan Burgess untuk menyusup masuk ke dalam kapalnya? Jelas hal ini bukanlah suatu hal yang aneh karena pada saat itu Burgess sedang sekarat dan menederita luka yang cukup parah. Bahkan hanya sekedar untuk bergerak saja Burgess sudah sangat kesulitan. Jadi kecil kemungkinan apabila orang sehebat dan sekuat Sabo saat itu sama sekali tidak menyadari pergerakan dari Burgess. Hal inilah yang menjadi alasan kuat kenapa saya berpendapat bahwa sebenarnya Sabo sudah mengetahui keberadaan Jesus Burgess yang telah menyusup ke dalam kapal. Tetapi apabila Sabo menyadari Burgess telah menyusup ke kapal Pasukan Revolusi, Lalu kenapa Sabo malah membiarkan hal semacam itu terjadi ? Karena resiko yang akan dihadapi sudah sangat jelas yaitu keberadaan markas utama Pasukan Revolusi (Revolutionary Army) akan diketahui oleh pihak luar dan hal semacam ini sangatlah berbahaya bagi pihak Pasukan Revolusi itu sendiri. Terutama pimpinan mereka, Monkey D Dragon yang merupakan orang yang paling dicari oleh pihak Pemerintah Dunia (World Government) melebihi para Yonkou. Lalu apa yang menjadi tujuan sabo melakukan hal yang sangat beresiko tersebut ?. Seperti biasa saya ingatkan bagi kalian yang ingin menikmati pembahasan ini dalam bentuk video bisa langsung klik disini dan jangan lupa untuk Like Fanspage kami di Facebook untuk informasi – informasi menarik lainya hanya disini. Kalian juga bisa memiliki atau hanya melihat – lihat beberapa produk kami disini atau bisa langsung kesini.

Monkey D Dragon Dan Rencana Besar Pasukan Revolusi

Mari kita lanjutkan pembahasanya, Apabila kita perhatikan sesaat setelah lengsernya Keluarga Donquixote Doflamingo sebagai raja di Arc Dressrosa. Monkey D Dragon memberikan mandat kepada Koala untuk mengumpulkan semua perwira Pasukan Revolusi yang tersebar dari seluruh belahan dunia One Piece ke Baltigo. Dan pada saat yang hampir bersamaan pihak Pasukan Revolusi juga sudah memiliki persenjataan dalam jumlah yang besar. Hal ini juga sudah diungkapkan oleh Burgess ketika sedang bersembunyi di Baltigo. Hal serupa juga diungkapkan oleh Salah satu anggota Agent Inteligent terbaik milik pemerintah (Cipher Pol Aigis Zero) CP0 yaitu Rob Lucci, dia beranggapan bahwa pihak Pasukan Revolusi telah mencampuri urusan pihak Angkatan Laut (Marine) terlalu jauh karena telah mencuri semua senjata dari pelabuhan bawah tanah milik Dofalmingo ketika berada di Dressrosa. Masih di waktu yang hampir sama Monkey D Dragon juga mengungkapkan bahwa beberapa tahun terakhir para Agen Inteligent pemerintah Cipher Pol sudah bertambah kuat. Hal ini juga mengindikasikan bahwa pihak Pemerintah Dunia semakin gencar dalam melakukan pencarian serta pemberantasan semua pergerakan dari pihak Pasukan Revolusi yang saat ini dianggap semakin mengancam eksistensi pihak Pemerintah Dunia.

Dari penjelasan barusan bisa disimpulkan begini, Dengan persenjataan dan berkumpulnya semua perwira Pasukan Revolusi dari seluruh penjuru dunia One Piece. Monkey D Dragon merencanakan untuk melakukan serangan secara besar – besaran kepada pihak Pemerintah Dunia. Targetnya sudah sangat jelas, Apalagi kalau bukan pada saat berlangsungnya pertemuan antar pemimpin dunia atau Reverie yang akan diadakan di Tanah Suci Mariejoa. Tetapi hal ini tidak akan bisa terwujud apabila pihak Pemerintah Dunia semakin agresif dalam mengawasi pergerakan mereka. Jadi Sabo selaku orang no 2 setelah Monkey D Dragon didalam organisasi Pasukan Revolusi mengambil inisiatif untuk membuat skenario seolah – olah markas utama Pasukan Revolusi di Baltigo dihancurkan oleh kelompok bajak laut Kurohige.

Dan berita tentang hancurnya markas utama Pasukan Revolusi di Baltigo membuat pihak Pemerintah Dunia berspekulasi bahwa Monkey D Dragon dan para anak buahnya telah dihabisi oleh salah satu Yonkou, Kurohige. Lalu pihak Pemerintah Dunia pun secara otomatis akan mengurangi kewaspadaan mereka terhadap pergerakan dari pihak Pasukan Revolusi. Dan ketika hal itu terjadi, Maka Pasukan Revolusi akan memiliki cukup ruang untuk melakukan pergerakan secara tiba – tiba. Setelah itu mereka akan melancarkan serangan besar – besaran pada saat berlangsungnya acara Reverie di Tanah Suci Mariejoa. Pihak Pemerintah Dunia pun pastinya akan sangat terkejut dengan adanya serangan dadakan yang dilakukan oleh Monkey D Dragon dan para anak buahnya. Karena selama ini pihak Pemerintah Dunia menganggap Pasukan Revolusi sudah dikalahkan oleh kelompok bajak laut Kurohige. Jadi sangat diwajarkan apabila pergerakan Pasukan Revolusi sama sekali tidak terdeteksi oleh agent inteligent sekelas CP0 sekalipun. Inilah yang menjadi tujuan sebenarnya dari Sabo. Lalu Kira – kira siapakah yang menjadi target Monkey D Dragon di Reverie selain para kaum Naga Langit ? Apakah pihak GOROSEI ? Ataukah semua pemimpin dunia yang hadir di acara tersebut ? Kita tunggu saja kelanjutan ceritanya. Terima Kasih………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!