Menjawab Dan Menjelaskan Pendapat Kalian Seputar One Piece

Pada artikel ini 22portgas akan menjawab beberapa pertanyaan kalian di Instagram, Line, dan juga ketika 22portgas sedang melakukan Live. Tentu saja pertanyaan – pertanyaan tersebut 22portgas jawab dengan jawaban yang masuk akal dan sesuai dengan fakta – fakta yang sudah diceritakan di Komik One Piece.

Tetapi tidak semua pertanyaan bisa 22portgas jawab, Karena 22portgas membutuhkan Analisa untuk menjawabnya. Perlu diingat, Semua jawaban – jawaban yang 22portgas jawab pada artikel ini murni hanya pendapat pribadi dari 22portgas. Jadi 22portgas sarankan untuk tidak terlalu dipercaya, Biarpun 22portgas akan menjawabnya dengan Analisa yang sudah diceritakan di komik One Piece.

Shanks Si Rambut Dan Marco The Phoenix Akan Ke Wano

Langsung saja ke pertanyaan pertama dari pertanyaan salah satu teman kita di Line 22portgas yang bernama Shaka. Dia bertanya “Min Maap ganggu mau tanya nih, emang nanti di arc wano Shanks, marco bantuin luffy ?”. Perlu diketahui bahwa pertanyaan dari Shaka ini adalah pertanyaan dari tahun 2017.

Pada tahun tersebut petualangan Monkey D Luffy untuk menjadi Raja Bajak Laut masih berada di arc Whole Cake. Jadi masih sulit untuk 22portgas menjawab pertanyaan ini. Tetapi sekarang pertanyaan tersebut sudah mulai terjawab. Saat ini Marco The Phoenix sudah berada di pulau Onigashima dan menjadi orang yang menentang aliansi Yonkou Bigmom dan Kaido.

Sementara Shanks Si Rambut Merah, Pergerakannya terakhir kali terlihat sedang mengadakan pertemuan dengan pemimpin tertinggi dunia One Piece, Gorosei di Tanah Suci Mariejoa. Saat itu Shanks membicarakan tentang sekelompok Bajak Laut. Sampai dengan saat ini kita masih belum mengetahui tentang siapa bajak laut yang diceritakan Shanks kepada pihak Gorosei.

Tetapi banyak spekulasi yang menganggap bahwa kelompok bajak laut tersebut adalah bajak laut Rocks yang dipimpin oleh Rock D Xebec. Jadi menurut 22portgas kecil kemungkinan bagi Shanks Si Rambut Merah untuk datang ke Wano Kuni dan membantu Monkey D Luffy mengalahkan Kaido dan Bigmom alias Charlotte Linlin.

Apakah Pukulan Monkey D Garp Dan Shirohige Tidak Bisa Menembus Barrier Bartholomeo ?

Lanjut ke pertanyaan berikutnya dari G_ba06. Dia bertanya, “Bang apakah barrier Bartolomeo bisa dihancurkan oleh orang sekelas Garp dan Shirohige?”. Seharusnya pertanyaan ini langsung ditanyakan ke Eiichiro Oda sebagai pengarang Cerita One Piece. Tetapi 22portgas tetap akan menjawab pertanyaan ini dengan hasil Analisa 22portgas.

Monkey D Garp memang memiliki kekuatan pukulan yang luar biasa, Bahkan kepala Don Chinjao yang mampu memecahkan gunung saja bisa dibuat menjadi tumpul ketika dipukul oleh Monkey D Garp. Tidak hanya itu, Monkey D Garp juga mampu melempar peluru Meriam hanya dengan kekuatan ayunan tangannya saja.

Bartholomeo
Kekuatan Buah Iblis Bartholomeo Mampu Menahan Serangan Pukulan Dari Monkey D Garp dan Shirohige

Dari fakta – fakta barusan sudah sangat jelas bahwa Monkey D Garp memang memiliki kekuatan pukulan yang luar biasa. Walaupun saat ini Monkey D Garp sudah berusia senja. Sedangkan Edward New Gate alias Shirohige, Juga memiliki kekuatan pukulan yang tak jauh berbeda dengan Monkey D Garp.

Kemampuan buah iblis Gura – Gura No Mi yang dimiliki Shirohige juga membuat pukulannya menjadi semakin tak terbendung. Tetapi menurut 22portgas, Barrier yang dimiliki oleh Bartholomeo tetap tidak bisa ditembus oleh pukulan dari Monkey D Garp dan juga Shirohige. Alasannya ada pada komik One Piece di chapter 709, Tepatnya di Arc Dressrosa.

Saat itu kita melihat Elizabello II, Seorang raja dari kerajaan Prodence yang mengeluarkan pukulannya langsung kearah Bartholomeo. Sebuah pukulan yang sangat kuat hingga Monkey D Luffy menyatakan bahwa itu adalah pukulan yang luar biasa. Seperti yang sudah diceritakan, Elizabello adalah seorang petarung yang terlahir sebagai senjata penghancur.

Pukulannya dianggap sangat mengerikan karena mampu menghancurkan tembok. Tetapi dihadapan Bartholomeo semua menjadi tidak ada artinya. Perlu diingat, Kemampuan barrier ini juga mampu menahan serangan Oden Kozuki. Kalian juga pasti sudah mengetahui bahwa Oden Kozuki adalah salah satu dari sedikit orang yang mampu menggoreskan luka di tubuh Kaido.

Dari fakta – fakta tersebutlah 22portgas menyimpulkan bahwa kemampuan Barrier dari Bartholomeo mampu menahan serangan Monkey D Garp dan juga Shirohige. Bagaimana menurut kalian ? Apakah kalian memiliki kesimpulan yang berbeda dengan 22portgas tentang hal ini ? Langsung aja tulis di kolom komentar.

Keberpihakan Admiral Fujitora Saat Di Arc Dressrosa

Kita lanjutkan pertanyaannya dari akun Instagram y.a.b.p yang bertanya ”Bang gw mau tanya. Ketika arch dressrosa ada dipihak manakah admiral fujitora, apakah di pihak Angkatan laut atau dipihak aliansi mugiwara ?”. Menurut 22portgas pertanyaan ini sangat menarik karena sedikit berbau politis.

Dan itulah yang membuat cerita One Piece menjadi semakin merarik untuk dibahas. Biarpun sebenarnya pertanyaan ini sudah 22portgas jawab saat melakukan Live di Instagram 22portgas. Tetapi 22portgas akan kembali menjawabnya pada artikel ini. Dan menurut pendapat 22portgas begini, Admiral Fujitora adalah seorang Admiral yang fleksibel dan juga patuh pada aturan – aturan yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Dunia.

Jadi ketika berada di Arc Dressrosa posisi Donquixote Doflaminggo adalah sebagai bajak laut Shichibukai. Kalian pasti sudah mengetahui apa itu gelar Shichibukai, Singkatnya gelar Shichibukai adalah bajak laut yang dilegalkan Pemerintah Dunia untuk berbuat kriminal. Jadi Doflamingo dan kelompoknya bebas melakukan kejahatan apapun.

Selama kejahatan itu tidak merugikan pihak Pemerintah Dunia selaku pembuat peraturan dan penguasa di Dunia One Piece. Jadi jelas, Pihak Angkatan laut sama sekali tidak memiliki hak untuk menangkap Doflamingo, Biarpun dia adalah seorang Admiral. Jelas kondisi tersebut membuat Admiral Fujitora tidak memiliki pilihan selain membantu keluarga Donquixote.

Dan pada awal terjadinya kerusuhan di Dressrossa, Admiral Fujitora dan anak buahnya bersiap untuk melindungi keluarga Donquxiote di dalam istana melawan para petarung yang nantinya tergabung menjadi aliansi armada besar Topi Jerami. Tetapi pergerakan Angkatan Laut di hentikan oleh Sabo dari Pasukan Revolusi.

Keterlibatan Pasukan Revolusi Di Arc Dressrosa

Sebenarnya kepentingan Pasukan Revolusi tidak berkaitan langsung dengan pertarungan antara Angkatan laut yang bergerak ke istana untuk mendukung keluarga Donquixote melawan aliansi Topi Jerami yang ingin menjatuhkan keluarga Donquixote. Kepentingan Pasukan Revolusi saat itu hanyalah menyelidiki suplay senjata yang dijalankan oleh keluarga Donquixote.

Admiral Fujitora Dan Sabo One Piece
Sabo Yang Menahan Pergerakan Angkatan Laut Dan Membuat Pasukan Revolusi Terlibat Langsung Dalam Pertempuran Di Dressrosa

Tetapi saat itu Sabo terlalu emosional untuk mendukung sang adik melawan Donquixote Doflamingo. Hingga pada akhirnya, Pergerakannya merugikan pihak Pasukan Revolusi itu sendiri. Pulau Baltigo yang merupakan markas Pasukan Revolusi dihancurkan oleh bajak laut Kurohige, Jelas ini adalah harga yang sangat mahal.

Admiral Fujitora Yang Bimbang

Singkat cerita, Saat itu Pasukan Revolusi sudah tidak memiliki pilihan lain selain harus terlibat langsung dalam pertempuran di arc Dressrosa. Sabo benar – benar menahan pergerakan Angkatan laut untuk maju ke istana dan mendukung keluarga Donquixote. Sabo bertempur habis – habisan melawan Admiral Fujitora.

Pertarungan itu membuat Admiral Fujitora mengubah keputusannya. Dari yang awalnya ingin melindungi keluarga Donquixote menjadi beralih untuk melindungi penduduk sipil di Dressrosa. Memang pada dasarnya Admiral Fujitora sudah tidak menyukai keberadaan bajak laut Shichibukai di tubuh Pemerintah Dunia.

Tetapi sebagai seorang prajurit Angkatan laut, Dia harus mematuhi peraturan yang sudah di tetapkan oleh pihak Pemerintah Dunia. Jadi bisa disimpulkan begini, Awalnya Angkatan Laut yang dipimpin oleh Admiral Fujitora mendukung keluarga Donquixote. Alasannya jelas, Karena Donquixote Doflamingo masih berstatus sebagai bajak laut Shichibukai.

Admiral Marine Fujitora One Piece
Admiral Fujitora Sangat Membenci Keberadaan Bajak Laut Shichibukai Di Tubuh Pemerintah Dunia

Tetapi di tengah – tengah kekacauan tersebut Admiral Fujitora mengubah prioritasnya untuk melindungi para penduduk sipil sebanyak mungkin. Admiral Fujitora juga tidak mempedulikan status bajak laut Shichibukai milik Doflamingo. Bisa dibilang saat itu Admiral Fujitora sedang berjudi untuk mendukung aliansi Topi Jerami memenangkan pertarungan dengan keluarga Donquixote.

Dan di bagian akhir, Admiral Fujitora benar – benar membuat malu para pemimpin tertinggi dunia One Piece, Gorosei dan Kaum Naga Langit. Tanpa mempedulikan pangkatnya di Angkatan Laut, Admiral Fujitora meminta maaf kepada raja Riku dengan cara bersujud. Kejadian itu disiarkan secara langsung menggunakan Den Den Mushi.

Jelas Pemerintah Dunia tidak lagi memiliki pilihan selain mencopot gelar bajak laut Shichibukai milik Doflamingo dan memenjarakannya di penjawa bawah air Impel Down. Padahal Pemerintah Dunia sendiri sangat membutuhkan Doflamingo sebagai makelar untuk transaksi – transaksi illegal di Dunia Bawah.

Seperti pembelian senjata dan batu laut dalam jumlah yang besar dari Wano Kuni. Mungkin itu saja yang bisa 22portgas simpulkan dari petualangan Monkey D Luffy di arc Dressrosa. Sekedar mengingatkan, jangan lupa untuk Like fanspage Facebook 22portgas agar kalian bisa mendapatkan informasi – informasi menarik lainnya dari 22portgas.

Kesimpulan Akhir Pada Perang Besar Di Pulau Onigashima

Dan yang terakhir sekaligus sebagai penutup, 22portgas akan membacakan pendapat dari salah satu teman kita di Instagram. Dia berkomentar tentang pertarungan yang saat ini sedang berlangsung di pulau Onigashima, Tentu saja ada banyak pihak yang terlibat dalam perang besar tersebut. terutama Samurai Nine Red Scabbards dan Yonkou Kaido.

Namanya Hello_Khung dia berpendapat begini “Kaido gank 9 sarung pedang merah, Lalu Luffy sisanya. Queen di gank sama supernova, dan king di gank sama Sanji ft Zoro. Bigmom datang kembali dan kaget kalo perang sudah berakhir, dan bentrok lagi dengan aliansi Luffy. Akhirnya di surat kabar masing – masing, kabarnya luffy menumbangkan 2 yonkou sekaligus. War di wano memang lebih epic dari marineford….”.

Bigmom Di Onigashima
Perang Besar Di Pulau Onigashima Akan Sangat Mempengaruhi Perubahan Di Dunia One Piece Secara Keseluruhan

Khusus pendapat yang terakhir, 22portgas sangat setuju dengan Hello_Khung ini. Memang perang di Wano Kuni akan jauh lebih dahsyat bila dibandingkan dengan perang puncak di Marineford. Sedikit informasi kata – kata Gank disini mungkin maksudnya adalah melawan. Jadi menurut 22portgas maksudnya begini kaido melawan 9 sarung pedang merah, lalu dilanjutkan oleh Monkey D Luffy.

Queen melawan Supernova, Mungkin supernova yang dimaksud adalah Trafalgar D Law, X Drake, Kid, dan Killer. Mereka semua akan bersatu dan bekerjasama untuk melawan Queen The Plague. Sementara King akan berhadapan dengan Roronoa Zoro dan Vinsmoke Sanji. Lalu Bigmom yang terlempar keluar oleh jurus Nico Robin datang kembali ke medan perang.

Dia kaget karena ternyata perangnya sudah berakhir. Dan bentrok dengan aliansi Topi Jerami yang datang ke pulau Onigashima. Hingga pada akhirnya surat kabar pun tersebar keseluruh penjuru lautan dunia One Piece. disitu tertulis bahwa Monkey D Luffy adalah sosok yang sudah menumbangkan 2 Yonkou sekaligus di pulau Onigashima.

Jelas ini adalah berita yang sangat mencengangkan, Karena ini merupakan sebuat peristiwa yang tidak bisa dilakukan oleh pihak manapun, Bahkan oleh pihak Pemerintah Dunia. Mungkin itu yang bisa 22portgas jabarkan dari penjelasan salah satu teman kita di Instagram 22portgas. Apabila kalian memiliki pendapat yang berbeda tentang hal ini, Bisa langsung komentar dibawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!