Kelompok Bajak Laut Shirohige Yang Malang Dan Pergerakan Marshall D Teach

Sebagai penggemar One Piece kalian pasti sudah mengetahui bahwa kelompok bajak laut Shirohige adalah salah satu kelompok bajak laut yang sangat disegani di dunia One Piece. Pemimpin dari kelompok bajak laut ini, bernama Edward New Gate alias Shirohige atau dalam Bahasa inggris bernama Whitebeard.

Edward New Gate juga termasuk salah satu dari empat kaisar lautan atau Yonkou yang menguasai hampir setengah wilayah lautan dunia baru. Selain Edward New Gate ada juga Charlotte Lilin alias Bigmom, Kaido, dan Shanks Si Rambut Merah yang merupakan rival – rivalnya.

Pembahasan 22portgas Dalam Bentuk Video, Selamat Menikmati

Ada beberapa alasan kenapa 22portgas menilai bahwa kelompok bajak laut Shirohige ini merupakan bajak laut yang memiliki nasib tragis. Biarpun kelompok bajak laut Shirohige sangat kuat dan disegani, Tetap saja mereka seperti tidak berdaya ketika menghadapi kejamnya takdir kehidupan di dunia One Piece.

Kutukan Posisi Komandan Divisi 2 Bajak Laut Shirohige

Alasan pertama yang membuat 22portgas menilai bahwa kelompok bajak laut Shirohige memiliki takdir kehidupan yang kejam adalah adanya kutukan posisi kapten divisi 2 kelompok bajak laut Shirohige. Seperti biasa jangan lupa untuk like fanspage facebook 22portgas agar kalian mendapatkan informasi – informasi menarik lainya.

Oke lanjut, kutukan posisi kapten divisi 2 ini bermula ketika Edward New Gate memutuskan untuk membentuk kelompok bajak lautnya yang semakin besar menjadi beberapa Divisi. Dan ini terjadi pada komik One Piece di chapter 965, Saat itu Edward New Gate menunjuk Oden Kozuki secara langsung untuk mengisi posisi kapten Divisi 2 bajak laut Shirohige.

Oden Kozuki Sang Kapten Divisi 2

Pada awalnya memang Oden Kozuki enggan untuk mengisi posisi tersebut. Tetapi pada akhirnya Oden Kozuki bersedia untuk menjadi kapten Divisi 2 bajak laut Shirohige. Ditengah – tengah perjalananya bersama dengan Shirohige, Oden Kozuki bergabung dengan Gol D Roger untuk mengetahui kebenaran sejarah dan menuju pulau Raftel.

Lalu, setelah Oden Kozuki sudah berhasil menyelesaikan petualanganya ke pulau Raftel bersama dengan Gol D Roger. Dia Kembali ke tempat kelahiranya yang masih terisolasi dari dunia luar, Wano Kuni. Dan Ketika Oden Kozuki Kembali ke Negri Wano, Dia menemukan banyak sekali ketidak beresan disana.

Oden Kozuki Melawan Kaido

Melihat begitu banyak ketidak beresan yang ada di Wano Kuni membuat Oden Kozuki sangat marah. Bahkan istrinya, Amatsuki Toki sampai menderita luka panah karena ingin membereskan beberapa hal yang terjadi di Wano Kuni. Hingga akhirnya dia melawan Kaido yang dulunya merupakan rekan Edward New Gate saat masih menjadi anak buah bajak laut Rocks.

Oden Kozuki, Nine Red Scabbards, Kaido
Oden Kozuki Dan Nine Red Scabbards Saat Berdapan Dengan Seribu Anak Buah Kaido

Dan yang menurut 22portgas menjadi semakin tragis adalah kekalahan Oden Kozuki dalam pertarunganya melawan Kaido. kekalahan ini membuat Oden Kozuki dan para pelayanya dijatuhi hukuman mati dengan cara direbus hidup – hidup. Tidak hanya sampai disitu, Saat itu seluruh keluarga Oden Kozuki juga ikut dihabisi oleh Kaido.

Edward New Gate Yang Tidak Bergerak

Kalian pasti sudah mengetahui bahwa Oden Kozuki merupakan salah satu komandan Divisi bajak laut Shirohige. Tetapi sampai saat ini kita belum mengetahui secara pasti alasan apa yang membuat Edward New Gate tidak bergerak dan datang ke Wano Kuni untuk membantu Oden Kozuki. Bahkan salah satu mantan pelayanya Izo juga tidak datang untuk menolong.

Disini 22portgas berpendapat bahwa, Ketidak hadiran kelompok bajak laut Shirohige adalah karena Wano Kuni masih menjadi negara yang terisolasi dunia luar. Jadi kejadian – kejadian yang terjadi di Wano Kuni tidak akan bisa diketahui oleh pihak luar. Begitu juga sebaliknya, kejadian – kejadian yang terjadi diluar tidak bisa diketahui oleh orang – orang Wano Kuni.

Itulah sebabnya Edward New Gate dan kelompoknya tidak datang menolong Oden Kozuki yang saat itu akan dieksekusi dengan cara direbus hidup – hidup oleh rivalnya, Kaido. Sekedar mengingatkan, Jangan lupa follow akun Instagram 22portgas agar kalian bisa mendapatkan informasi – informasi terbaru dan menarik dari 22portgas.

Posisi Kapten Divisi 2 Dibiarkan Kosong

Pasca tewasnya Oden Kozuki akibat dieksekusi di Wano Kuni, Posisi kapten Divisi 2 bajak laut Shirohige dibiarkan kosong begitu saja dalam jangka waktu yang sangat lama. Hal ini terjadi karena diantara anak buah Shirohige, Memang tidak ada yang bersedia untuk mengisi posisi yang kosong tersebut.

Kru Bajak Laut Shirohige
Setelah Oden Kozuki Tewas, Posisi Komandan Divisi 2 Dibiarkan Kosong Untuk Waktu Yang Sangat Lama

Bahkan orang yang sudah cukup lama menjadi anak buah Shirohige, Yaitu Marshall D Teach pun enggan mengisi posisi tersebut. Dan lebih memilih untuk menjadi seorang kru biasa. Tetapi sepertinya dia tetap memiliki peranan yang penting ketika kelompok bajak laut Shirohige sedang bertarung.

Portgas D Ace Sang Komandan Divisi 2

Tidak lama setelah Portgas D Ace bergabung dengan kelompok bajak laut Shirohige, Posisi komandan Divisi 2 yang sudah lama kosong tersebut akhirnya terisi. Tetapi tidak lama setelah Portgas D Ace menjabat sebagai kapten Divisi 2, sebuah insiden terjadi. Salah satu anak buah yang ada di divisinya, Marshall D Teach melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Marshall D Teach membunuh Stach yang merupakan kapten divisi 4 bajak laut Shirohige. Dan yang menjadi penyebabnya adalah perebutan buah iblis Yami – Yami No Mi. Saat itu Stach sebagai orang yang menemukan buah iblis Yami – Yami No Mi menolak memberikan buah iblis tersebut kepada Marshall D Teach.

Portgas D Ace Yang Dieksekusi Pemerintah Dunia

Singkat cerita, Portgas D Ace gagal mengalahkan Marshall D Teach di pulau Banaro. Dan Marshall D Teach menyerahkan Portgas D Ace yang sudah babak belur itu kepada pihak Angkatan laut. Tujuanya agar Marshall D Teach bisa mendapatkan status bajak laut Shichibukai dari pihak Pemerintah Dunia. Bisa dibilang Portgas D Ace dijadikan mahar oleh Marshall D Teach untuk mencapai tujuanya.

Portgas D Ace
Portgas D Ace Yang Akan Dieksekusi Di Marineford

Portgas d Ace pun dijatuhi hukuman mati oleh pihak Pemerintah Dunia. Tidak seperti pada saat Oden Kozuki yang dieksekusi di Wano Kuni. Kali ini kelompok bajak laut Shirohige benar – benar serius untuk menyelamatkan Portgas D Ace yang akan menjalani eksekusi dan menghancurkan markas besar Angkatan Laut, MarineFord.

Misi Penyelamatan Yang Gagal

Biarpun saat itu kelompok bajak laut Shirohige sudah mengerahkan seluruh kekuatannya. Tetap saja usaha penyelamatan yang dilakukan kelompok Bajak Laut Shirohige menemui kegagalan total. Walaupun sebenarnya Portgas D Ace sudah berhasil dibebaskan, Pada akhirnya Portgas D Ace mati ditangan salah seorang Admiral yang bernama Sakazuki alias Akainu.

Saat itu Portgas D Ace marah setelah mendapatkan provokasi dari Admiral Akainu. Dan hasilnya, Dia tewas ditangan Admiral Akainu. Tidak hanya sampai disitu, Kapten mereka Edward New Gate, juga mati dalam pertempuran tersebut. Dan yang membuat kisah ini menjadi semakin tragis adalah Edward New Gate dibunuh oleh mantan anak buahnya, Marshall D Teach dan kelompoknya.

Setelah itu mayat Edward New Gate diselimuti kain hitam oleh Marshall D Teach. Lalu Teach mencuri kekuatan buah iblis Gura – Gura No Mi milik Edward New Gate. Perlu diingat bahwa itu semua terjadi tepat di depan mata para kru kelompok bajak laut Shirohige. Dari sini apakah kalian semua bisa membayangkan betapa tragisnya kisah kelompok Bajak Laut Shirohige di dunia One Piece ?

Pergerakan Marshall D Teach

Pasca perang puncak yang terjadi di Marineford, Marshall D Teach melakukan pergerakan dengan sangat cepat. Saking cepatnya, Sampai – sampai para kaisar lautan lainya seperti Kaido, Charlotte Linlin, dan Shanks tidak menyadari pergerakanya. Berkat pergerakanya yang sangat cepat tersebut, Marshall D Teach berhasil mengambil alih sebagaian besar wilayah kekuasaan Shirohige.

Pihak Gorosei sendiri juga menyatakan bahwa yang bisa menghentikan pergerakan Marshall D Teach dan kelompoknya hanyalah para yonkou lainya seperti Bigmom, Kaido, dan Shanks. Mengetahui hal ini, Para kru kelompok bajak laut Shirohige tidak tinggal diam. Semua sisa – sisa kru kelompok bajak laut Shirohige bersatu dan melakukan balas dendam kepada Marshall D Teach dan kelompoknya.

Marshall D Teach Alias Kurohige mantan anak buah Shirohige
Marshall D Teach Dan Para Anak Buahnya Yang Baru Saja Dia Rekrut Dari Penjara Impel Down Level 6

Peristiwa itu dikenal sebagai perang pembalasan. Na’asnya, Pihak Marco The Phoenix dan kawan – kawan lah yang justru menderita kerugian besar. Dan setelah kejadian itu, satu per satu kelompok bajak laut Shirohige bubar dan tidak diketahui lagi keberadaanya. Lalu, orang – orang di dunia One Piece mengakui Marshall D Teach sebagai seorang Yonkou menggantikan Edward New Gate.

Penderitaan para kru kelompok bajak laut Shirohige pun tidak berhenti sampai disitu. Karena saat ini Nyonya Bucking dan anaknya Edward Weevil sedang mengincar semua sisa – sisa kru kelompok bajak laut Shirohige. Tujuannya karena mereka menilai bahwa sisa – sisa kru kelompok bajak laut Shirohige menyimpan harta karun Edward New Gate.

Padahal Edward New Gate sama sekali tidak meninggalkan harta apapun kepada anak buahnya. Tentu saja Nyonya Bucking dan Edward Weevil tidak akan percaya pada fakta tersebut. Dan hanya tinggal menunggu waktu saja, Edward Weevil dan ibunya, Nyonya buking menemukan Marco The Phoenix.

Buah Iblis Mera – Mera No Mi Akan Jadi Milik Kurohige

Disini 22portgas memiliki sebuah teori, Pada komik One Piece di chapter 956 kita melihat adanya sebuah berita besar yang berhasil di sebarkan oleh Morgan Si Berita Besar yang juga merupakan salah satu kaisar dunia bawah kepada masyarakat dunia One Piece. saat itu kita melihat reaksi masyarakat dunia One Piece yang berbeda – beda ketika mengetahui berita besar tersebut.

Dan sampai saat ini kita masih belum mengetahui secara pasti, Tentang berita yang tertulis pada koran WE News saat itu. Tetapi, Bagaimana jika yang tertulis di koran WE NEWS saat itu adalah berita tentang Sabo yang tewas akibat pertarunganya dengan Admiral Fujitora dan Admiral Ryokogyu ?

Apabila Sabo tewas di Tanah Suci Mariejoa, Maka secara otomatis buah iblis Mera – Mera No Mi yang menjadi kekuatanya akan muncul kembali disuatu tempat di dunia One Piece. Lalu siapakah yang akan menemukan dan memakan buah iblis Mera – Mera No Mi selanjutnya ? Dan bagaimana jika orang itu adalah salah satu dari kelompok bajak laut Kurohige ?

Burgess Yang Mengikuti Turnamen Di Dressrosa Untuk Mendapatkan Buah Iblis Mera – Mera No Mi

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Bahwa saat ini kelompok bajak laut kurohige yang dipimpin oleh Marshall D Teach sedang mengincar buah iblis yang unik. Dan ketika di Dressrosa, Salah satu anggota kelompok bajak laut Kurohige, Yaitu Burgess The Champions mengincar buah iblis Mera – Mera No Mi.

Dan kalian juga pasti sudah mengetahui bahwa Marshall D Teach sudah memulai pergerakan setelah pihak Pemerintah Dunia memutuskan untuk menghapus sistem Shichibukai. Jadi kemungkinan besar, Kelompok bajak laut Kurohige adalah pihak terkuat yang akan menemukan buah iblis Mera – Mera No Mi di suatu tempat di dunia One Piece.

Lalu, Apabila kelompok bajak laut Kurohige ini benar – benar berhasil mendapatkan buah iblis Mera – Mera No Mi. Maka bisa dibayangkan betapa menakutkanya kelompok bajak laut Kurohige. Bisa dibilang, Orang seperti Portgas D Ace dan Sabo bergabung dengan kelompok bajak laut Kurohige.

Marshall D Teach Mengincar Marco The Phoenix

Selain kematian Sabo di Tanah Suci Mariejoa dan pergerakan yang cepat dari kelompok bajak laut Kurohige. 22portgas juga memiliki teori lain, Yaitu tentang bagaimana jika Marshall D Teach tergerak hatinya untuk membunuh Marco The Phoenix ? Tujuan Marshall D Teach melakukannya adalah karena dia tertarik pada kekuatan buah iblis yang dimiliki oleh Marco The Phoenix.

Sebagai penggemar One Piece, Kalian pasti sudah mengetahui bahwa buah iblis yang dimiliki oleh mantan komandan divisi 1 bajak laut Shirohige sangat berguna dalam pertarungan. Tidak hanya dalam pertarungan, karena buah iblis Tori – Tori No Mi model Phoenix ini juga sangat berguna dalam penyembuhan.

Marco The Phoenix komandan Shirohige
Buah Iblis Milik Marco The Phoenix Dianggap Salah Satu Incaran Kelompok Bajak Laut Kurohige

Jelas kemampuan buah iblis ini sangatlah menarik, Dan perlu diingat bahawa saat ini kelompok bajak laut Kurohige sedang mengincar kemampuan buah iblis yang menarik. Jadi kemungkinan besar buah iblis Marco The Phoenix merupakan salah satu incaran Marshall D Teach dan kelompoknya. Dan ketika tujuan Marshall D Teach untuk merebut buah iblis milik marco sudah tercapai.

Maka Marshall D Teach akan menjadi satu – satunya manusia di dunia One Piece yang memiliki 3 kemampuan buah iblis yang sangat kuat. Kekuatan kegelapan dari buah iblis Yami – Yami No Mi, Kekuatan penghancur dari buah iblis Gura – gura No Mi, dan Kekuatan penyembuhan dari buah iblis Tori Tori No Mi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!