Angkatan Laut Berada Diambang Perpecahan

Bagi pihak masyarakat umum, Sosok Angkatan Laut atau Marine merupakan sosok yang berperan sebagai pelindung sekaligus mengayomi masyarakat umum. Jadi dalam Dunia One Piece, Pihak Angkatan Laut merupakan Pihak yang dianggap sebagai pahlawan yang mengahabisi para bajak laut.

Hal ini tidak mengherankan, Karena pada dasarnya semua anggota Marine memegang prinsip keadilan dan peran mereka adalah sebagai penegak keadilan tersebut.  Tetapi ternyata dalam cerita One Piece karya EICHIRO ODA hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Dalam dunia One Piece, Tidak ada seorang karakter yang benar – benar suci atau baik. Begitu juga dengan sebaliknya. Pihak Angkatan Laut yang berperan sebagai pahlawan pun terkadang justru menjadi seorang penjahat. Dan Bajak Laut yang dianggap penjahat terkadang bisa menjadi pahlawan.

Angkatan Laut
Para Penegak Keadilan Dalam Dunia One Piece

Pihak Angkatan Laut sendiri terdapat perbedaan pendapat mengenai prinsip yang mereka pegang. Kalian bisa menikmati pembahasan yang panjang ini di channel Youtube 22portgas dengan judul video “Potensi Civilwar Dalam Tubuh Angkatan Laut“.

Perbedaan Prinsip Di Tubuh Angkatan Laut

Biarpun sama – sama berprinsip keadilan, Tetapi sebenarnya didalam tubuh Angkatan Laut sendiri terdapat dua kubu dengan prinsip keadilan yang sangat berbeda dan saling berlawanan satu sama lain. Kubu pertama bernama keadilan Absolut dan yang kedua adalah keadilan moral.

Karena kedua prinsip ini saling berlawanan satu sama lain, Maka secara otomatis keduanya tidak bisa disatukan. Bahkan bisa dibilang tidak mungkin keduanya menjadi satu, Bagaikan air dan minyak. Tentu saja perbedaan ini melemahkan pihak Angkatan Laut sendiri.

Sebelum membahasnya, Kalian jangan sampai lupa untuk Like fanspage 22portgas di Facebook untuk mendapatkan update – update terbaru mengenai apapun terutama One Piece. Lalu perbedaan apa yang menyebabkan prinsip keadilan absolut dengan keadilan moral tidak bisa bersatu ?

Keadilan Absolut

Orang – orang di tubuh Angkatan Laut yang berprinsip keadilan Absolut menilai bahwa pihak – pihak yang menentang Pemerintah Dunia terutama bajak laut adalah musuh yang harus dihabisi. Tidak peduli alasan kenapa mereka menjadi penentang pihak Pemerintah Dunia.

Tidak hanya pihak – pihak yang menentang saja yang dianggap sebagai musuh. Tetapi pihak – pihak yang tidak terlibat secara langsung pun tetap dianggap sebagai musuh dan harus dihabisi. Seperti para pendukung dan keluarga dari pihak yang menentang Pemerintah Dunia.

Perwira Angkatan Laut
Vice Admiral Marine Yang Kebanyakan Berprinsip Keadilan Absolut

Sebagai contohnya adalah Portgas D Ace yang merupakan anak dari sang Raja Bajak Laut Gol D Rojer. Walaupun saat itu Portgas D Ace masih dalam kandungan, Pihak Marine tetap menganggap bahwa dia bersalah dan harus dihukum mati.

Karena itu Portgas D Rough berjuang untuk menyelamatkan Portgas D Ace dengan cara mengandungnya selama 20 bulan. Lalu pembuat kapal dari kota Water Seven bernama Tom juga harus dihukum mati karena membuat kapal untuk Gol D Rojer.

Contoh orang – orang Angkatan Laut yang berprinsip keadilan absolut ini adalah Sakazuki alias Akainu, Kong, Onigumo, Serta sebagian besar dari Vice Admiral. Mereka adalah orang – orang yang sangat berpengaruh di kubu ini.

Keadilan Moral

Sementara pihak Angkatan Laut yang berprinsip Keadilan Moral ini tetap menegakan keadilan tetapi tidak bisa menghianati perasaan dan hati nuraninya sebagai manusia. Pihak yang berprinsip keadilan moral menilai bahwa keadilan bisa ditegakan dengan berbagai cara sesuai dengan situasi dan kondisinya.

Jadi pihak yang berprinsip keadilan moral ini tetap menghukum yang bersalah tetapi tidak menganggap orang – orang yang memiliki hubungan seperti keluarga adalah orang yang bersalah. Para tokoh utama yang memegang prinsip ini adalah Kuzan atau Aokiji, Smoker, Tagishi, Monkey D Garp dan Fujitora.

Gesekan Perbedaan Prinsip

Perbedaan Prinsip yang sangat mencolok ini terkadang menimbulkan sebuah gesekan. Sebagai contoh ketika Buster Call yang terjadi di pulau Ohara. Saat itu terlihat dengan sangat jelas betapa kejamnya seorang Sakazuki alias Akainu yang masih menjabat sebagai Laksamana Madya.

Tanpa ragu sedikitpun Akainu memerintahkan bawahanya untuk menghancurkan sebuah kapal evakuasi yang di tumpangi oleh para penduduk sipil dari pulau Ohara dengan tembakan meriam. Hal itu dilakukan dengan alasan untuk menegakan Keadilan yang absolut.

Buster Call
Pulau Ohara Setelah Serangan Buster Call Yang Menewaskan Semua Penduduk Ohara Kecuali Nico Robin

Koleganya yang saat itu juga ikut ditugaskan untuk melakukan Buster Call ke pulau Ohara bernama Kuzan atau Aokiji melihat kejadian tersebut dengan jelas. Dan saat itu terlihat Aokiji sangat tidak menyukai cara Akainu untuk menegakan keadilan.

Karena kapal Evakuasi tersebut terdapat banyak penduduk sipil dari Pulau Ohara yang tidak berdosa. Bisa dibilang ini adalah awal mula gesekan antara Akainu dengan prinsip keadilan absolutnya dan Aokiji dengan prinsip keadilan moralnya.

Hingga gesekan ini mencapai puncaknya ketika Akainu dan Aokiji betarung satu sama lain untuk memperebutkan posisi tertinggi di tubuh Angkatan Laut. Pertarungan ini terjadi disebuah pulau milik pemerintah di dunia baru yang bernama Punk Hazard.

Pertarungan Akainu Vs Aokiji

Sebenarna perkelahian antara Akainu dengan Aokiji di pulau Punk Hazard adalah cerita lama. Meskipun begitu ini adalah sebuah pertanda bahwa terdapat perpecahan di tubuh Angkatan Laut. Dan perpecahan ini semakin lama akan semakin meruncing.

Pertarungan tersebut dimenangkan oleh pihak Akainu, Dan Aokiji sendiri lebih memilih untuk mundur dari Marine dari pada harus tunduk pada perintah Akainu yang berprinsip keadilan absolut. Ini menjadi bukti bahwa perpecahan tersebut benar – benar nyata.

Civilwar Marine
Pertarungan Antara Akainu Dan Aokiji Yang Berlangsung Selama 10 Hari Di Pulau Punk Hazard

Sebenarnya orang seperti Aokiji tidak tertarik dengan pangkat maupun jabatan. Tetapi ingatanya dimasa lalu tentang sikap kejam Akainu ketika menjalankan Buster Call di pulau Ohara, Membuat Aokiji yang berprinsip keadilan moral tergerak untuk melakukan tindakan dengan menantang Akainu.

Bisa dibilang keluarnya Aokiji dari Marine adalah cara Aokiji untuk melindungi masyarakat sipil, Sekaligus melihat dunia One Piece dari sudut pandang yang berbeda. Dan dia pun mengaku menjadi mengetahui lebih banyak tentang Dunia One Piece dari pada ketika dia masih menjadi seorang Admiral Angkatan Laut.

Hal ini diungkapkan Aokiji ketika dirinya bertemu dengan Smoker di pulau Punk Hazard. Saat itu Aokiji juga memperingatkan Smoker tentang kemungkinan situasi terburuk, Roda pemerintahan akan berputar diluar kendali. Tentu saja ini akan menjadi tantangan terbesar bagi pihak Angkatan Laut.

Terutama bagi Sakazuki alias Akainu sebagai seorang pemimpin Marine yang baru. Kalian juga bisa Follow akun Instagram 22portgas untuk mendapatkan informasi – informasi menarik tentang pembahasan lainya dari 22portgas.

Keberadaan Sistem Bajak Laut Shichibukai

Beraliansinya pihak Angkatan laut dengan para bajak laut Shichibukai sebenarnya tidak disukai oleh para petinggi Marine yang berprinsip keadilan moral. Karena pihak yang berprinsip keadilan moral ini menilai bahwa tugas dari Marine adalah menghilangkan Bajak laut.

Tetapi faktanya justru pihak Angkatan Laut ini beraliansi dengan para tujuh bajak laut yang dipilih langsung oleh Pemerintah Dunia atau biasa disebut sebagai Anjing Pemerintah. Bagi kubu keadilan absolut, Menilai bahwa keberadaan bajak laut shichibukai ini adalah untuk menjaga keseimbangan kekuatan dunia One Piece.

Sistem Shichibukai
Keberadaan Shichibukai Yang Tidak Disenagi Oleh Marine Yang Berprinsip Keadilan Moral

Walaupun sebenarnya Shichibukai adalah sekelompok bajak laut, Dan bajak laut tetaplah bajak laut yang suka melakukan hal – hal yang ilegal. Inilah yang menjadi alasan kuat kenapa keberadaan Shichibukai sangat tidak disukai oleh kubu keadilan moral.

Pada kenyataanya pihak Angkatan Laut lebih memilih untuk menutup mata atas dengan semua tindakan – tindakan ilegal yang dilakukan oleh para bajak laut Shichibukai. Dengan Syarat mereka harus menyetor sebagian hasil kejahatanya kepada pihak Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia.

Bisa dibilang pihak Angkatan Laut sendiri melegalkan semua tindakan kriminal yang dilakukan Shichibukai tersebut karena adanya sebuah benefit. Dan menjadikan kelompok Bajak Laut Shichibukai salah satu dari tiga kekuatan keseimbangan Dunia One Piece.

Selain para bajak laut Shichibukai, Ada pihak Marine dan keempat Kaisar Lautan atau Yonkou yang juga merupakan salah satu dari tiga kekuatan keseimbangan dalam dunia One Piece. Itu artinya, Apabila salah satunya menghilang maka Dunia One Piece akan menjadi tidak seimbang.

Penghapusan Sistem Shichibukai

Saat ini keberadaan bajak laut Shichibukai sudah dihapus oleh pihak Pemerintah Dunia pasca pertemuan Reverie di Tanah Suci Mariejoa. Peranan Shichibukai digantikan dengan pasukan perang baru yang diciptakan Dr. Vegapunk bernama SSG.

Biarpun sampai saat ini wujud dari pasukan perang baru ini belum diketahui, Tetap saja pasukan perang baru ini memiliki kekuatan yang menakutkan. Karena keberadaan SSG mampu menggeser keberadaan Shichibukai yang sudah lama beraliansi dengan pihak Marine.

Admiral Marine Fujitora
Admiral Fujitora Yang Menilai Bahwa SSG Mampu Membuat Dunia One Piece Kembali Seimbang

Tentu saja keputusan ini sangat didukung oleh orang – orang yang berprinsip keadilan moral. Dan dengan cepat pihak Angkatan Laut langsung memburu semua mantan bajak laut Shichibukai diwaktu yang hampir bersamaan.

Keputusan Pemerintah Dunia untuk menghapus Sistem Shichibukai juga mendapat pertentangan dari kubu keadilan Absolut. Hal ini terlihat dari perdebatan antara Fujitora dengan Akainu, Tetapi Fujiotra hanya menenangkan Akainu dengan mengatakan “Percayakan saja pada SSG”.

Keseimbangan dunia One Piece sudah mulai goyah, Karena salah satu tiangnya hilang. Dengan sangat cepat pihak Angkatan Laut langsung memburu para mantan bajak laut Shichibukai. Padahal saat itu ada dua kaisar lautan yang sedang mengadakan aliansi. Mampukan SSG mengatasi hal ini ? Kita tunggu saja kelanjutan ceritanya.

Adanya Oknum Di Tubuh Marine

Selain masalah – masalah diatas, Ada lagi masalah lain yang harus dihadapi oleh pihak Marine. Yaitu adanya oknum – oknum dari pihak Angkatan Laut yang malah bekerjasama dengan pihak bajak laut. Vegro dan Mezumi adalah contoh oknum – oknum tersebut.

Mezumi lebih memilih untuk menerima suap yang diberikan dari kelompok bajak laut Arlong. Dari pada harus melapor kepada atasanya tentang keberadaan bajak laut Manusia Ikan yang berbahaya. Vergo pun tidak jauh berbeda, Bahkan lebih parah lagi.

Selain menjadi seorang perwira tingga Angkatan Laut, Vergo juga menjadi salah satu pasukan andalan Donquixote Doflamingo. Belum lagi kasus – kasus lain yang juga menjadi pekerjaan rumah pihak Marine seperti keberadaan toko penjualan manusia di pulau Sabaody Archipelago.

Vice Admiral Vergo
Vice Admiral Vergo Yang Ternyata Salah Satu Bagian Dari Donquixote Family

Tentu keberadaan toko penjualan manusia di pulau Sabaody Archipelago adalah sesuatu hal yang sangat aneh. Karena keberadaanya sangat dekat dengan markas besar Angkatan Laut, Dan sering dikunjungi oleh para bangsawan dunia alias Kaum Naga Langit.

Tentu saja ada sejumlah uang yang disetorkan kepada oknum – oknum Angkatan Laut yang tidak bertanggung jawab. Hal ini terbukti pada saat terjadi sebuah kekacauan di tempat tersebut yang juga melibatkan para bangsawan dunia alian Naga Langit.

Seorang bawahan dari Angkatan Laut memberikan sebuah laporan palsu kepada Sengoku yang merupakan pemimpin Marine saat itu. Bawahan tersebut melaporkan bahwa telah terjadi sebuah keributan di Biro Kemanusiaan bukan di Toko Penjualan Manusia.

Kemungkinan besar, Sengoku sama sekali tidak mengetahui keberadaan dari Toko Penjualan Manusia di pulau Sabaody Archipelago. Karena pada saat itu Sengoku terlihat tidak curiga dengan laporan bawanya yang sebenarnya palsu.

Akainu Vs Fujitora

Ketika di Dressrosa, Pasca tertangkapnya salah satu bajak laut Shichibukai bernama Donquixote Doflamingo. Admiral Fujitora beradu argumen dengan Akainu, Perdebatan tersebut membuat Akainu marah besar kepada Fujitora.

Akainu Vs Fujitora Angkatan Laut
Perdebatan Antara Akainu Dengan Fujitora Di Dressrosa Pasca Doflamingo Tertangkap

Sebagai pemimpin Marine, Akainu memrintahkan Fujitora untuk tidak kembali ke markas Angkatan Laut kecuali dengan membawa kepala Trafalgar D Law dan Monkey D Luffy. Jelas ini merupakan babak baru bagi Marine setelah pertarungan antara dua petinggi mereka, Akainu Vs Aokiji di Punk Hazard.

Perlahan tapi pasti, Seiring berjalanya waktu perpecahan dalam tubuh Angkatan Laut semakin lama semakin meruncing. Bagaikan api dalam sekam yang sewaktu – waktu bisa membara dan membakar apa saja yang ada disekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!